Rabu, 15 Februari 2017

Manfaat Penggunaan Media Pembelajaran Matematika



Apa Manfaat Penggunaan Media Pembelajaran Itu??
(Khususnya Pada Matematika)

            Apa yang terpikir dalam benak kalian ketika mendengar kata media? Tentu saja saat mendengar kata media tersebut kalian akan mengartikannya sebagai alat atau sarana informasi dan komunikasi. Kata media ini berasal dari Bahasa Latin yaitu “medius” yang artinya tengah, pengantar atau perantara. Jadi media adalah segala sesuatu yang menjadi perantara untuk memberikan informasi antara penerima informasi dan pemberi informasi. Contohnya yaitu text (PPT, buku), audio-visual (video), visual (grafik). Menurut Gagne (1970) (dalam buku Arief S. Sadiman, dkk: 2009) menyatakan bahwa media adalah berbagai komponen dalam lingkungan siswa yang dapat merangsangnya untuk belajar, sedangkan Briggs (1970) (dalam buku Arif S. Sadiman, dkk: 2009) berpendapat bahwa media adalah segala alat fisik yang dapat menyajikan pesan serta merangsang siswa untuk belajar. Multimedia sendiri berarti gabungan dari beberapa media, minimal dua media. Contohnya yaitu music, video, film, game, tutorial atau presentation.

             Dalam proses pembelajaran guru sering kali menggunakan media dalam proses pembelajarannya. Penggunaan media pembelajaran ini berfungsi sebagai alat bantu atau sumber belajar yang efektif bagi siswa dalam memahami materi yang sedang diajarkan secara mudah. Terlebih lagi bagi guru matematika, karena matematika yang sangat banyak menyangkut materi abstrak sering membutuhkan suatu media sebagai pengantar atau membangun daya imajinasi siswa secara lebih baik dalam memahami materi tersebut. Penggunaan media pembelajaran pada matematika sangat bermanfaat sekali karena mampu menarik minat siswa untuk mempelajari materi yang akan dipelajari, terlebih jika diadakan permainan yang menggunakan media yang telah tersedia sehingga selain siswa dapat bermain, siwa juga mampu menikmati proses pembelajaran yang ada dengan perasaan senang, serta siswa mampu pula menggunakan media yang telah tersedia tersebut. Contohnya yaitu mempelajari penjumlahan bilangan asli menggunakan alat peraga sempoa, menampilkan video materi pemebelajaran matematika di kelas, menggunakan PPT untuk presentasi materi sehingga siswa tidak jenuh hanya belajar dengan melihat buku saja, dsb. 
Gambar alat peraga sempoa.

Fungsi dari adanya penggunaan media pembelajaran itu sendiri ada 5 (dalam buku Munadi, Yudhi: 2010) yaitu:
1.      Fungsi media pembelajaran sebagai sumber belajar, artinya segala macam sumber belajar yang ada di luar diri seseorang (siswa) dan memungkinkan (memudahkan) terjadinya proses belajar.
2.    Fungsi semantik, artinya kemampuan media dalam menambahkan perbendaharaan kata (simbol verbal) yang makna atau maksudnya benar-benar dipahami siswa (tidak verbalistik).
3.      Fungsi Manipulatif, artinya kemampuan media pembelajaran dalam mengatasi batas-batas ruang dan waktu; kemampuan media pembelajaran dalam mengatasi keterbatasan inderawi manusia.
4.      Fungsi psikologis, terdiri dari 5 unsur yaitu:
a.   Fungsi atensi, artinya media pembelajaran dapat meningkatkan perhatian (attention) siswa terhadap materi ajar.
b.    Fungsi afektif, artinya media pembelajaran mampu menggugah perasaan, emosi dan tingkat penerimaan atau penolakan siswa terhadap sesuatu.
c.      Fungsi kognitif, artinya semakin banyak siswa dihadapkan pada objek-objek akan semakin banyak pula pikiran dan gagasan yang dimilikinya, atau semakin kaya dan luas alam pikiran kognitifnya.
d. Fungsi imajinatif, artinya media pembelajaran dapat meningkatkan dan mengembangkan imajinasi siswa.
e.   Fungsi motivasi, artinya media pembelajaran mendorong siswa untuk terdorong melakukan kegiatan belajar sehingga tujuan pembelajaran tercapai.
5. Fungsi Sosio-Kultural, artinya media pembelajaran memiliki kemampuan dalam memberikan rangsangan yang sama, mempersamakan pengalaman, dan menimbulkan persepsi yang sama.

Penggunaan media pembelajaran yang tepat sasaran dapat mebuat siswa aktif di kelas. Media pembalajaran matematika yang digunakan oleh guru dapat berguna untuk menimbulkan minat belajar siswa, siswa dapat berinteraksi secara langsung atau mengenal secara langsung matematika yang ada disekitar mereka dalam kehidupan sehari-hari, siswa juga dapat belajar secara mandiri mengenai materi tertentu dengan media pembelajaran yang telah disediakan oleh guru sebelumnya.  Dalam penggunaan media pembelajaran yang ada, guru harus memilih media mana yang sekiranya cocok untuk materi yang akan diajarkan dan nantinya akan menarik minat dan rasa ingin tahu siswa. Dasar pemilihan media untuk pembelajaran (dalam buku Munadi, Yudhi: 2010) harus memperhatikan kriteria-kriteria berikut yaitu karakteristik siswa, tujuan pembelajaran, bahan ajar, karakteristik medianya itu sendiri, dan sifat pemanfaatan media, sehingga penggunaan media pembelajaran yang ada akan tepat sasaran dan mampu membantu siswa dalam proses belajarnya.

Sumber:
Arief S. Sadiman, dkk. 2009. Media Pendidikan: Pengertian, Pengembangan dan Pemanfaatannya. Jakarta: Rajawali Pers.
Munadi, Yudhi. 2010. Media Pembelajaran; Sebuah Pendekatan Baru. Jakarta: Gaung Persada Pers.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar